Monday, March 4, 2013

Puisi ketika cinta bertasbih




Cinta adalah kekuatan,

yang mampu mengubah duri jadi mawar,

mengubah cuka jadi anggur,

mengubah sedih jadi riang,

mengubah amarah jadi ramah,

mengubah musibah jadi muhibbah,

itulah cinta..

Recited by Ayyatul Husna


 
Sekalipun cinta telah ku uraikan,

dan ku jelaskan panjang lebar,

namun jika cinta kudatangi,

aku jadi malu pada keteranganku sendiri...

meskipun lidahku telah mampu menguraikan,

namun tanpa lidah, cinta ternyata lebih terang..

sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya..

kata-kata pecah berkeping-keping,

begitu sampai kepada cinta..

dalam menguraikan cinta,

akal terbaring tak berdaya,

bagaikan keldai terbaring dalam lumpur..

cinta sendirilah yang menerangkan cinta dan percintaan..

Recited by Anna AlthaFunnisa
 
 

2 comments:

Angah said...

like...

Hariah Ahmad said...

me too :)
indah sungguh puisi ini!

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...